Free Lines Arrow
I have nothing to get your feel. But here’s my night hug to pay the bill. 0 notes
14 plays

Some lyrics, some fals voices but with dozen of true hopes. Just take your sweetest smile and listen this, dear you.

0 notes
Sebenarnya aku bicara, hanya karena kebisingan duniamu memenangkannya, aku terlihat diam. Aku lebam. 1 note
Ada yang memendam perasaan karena takut mengungkapkan. Ada yang memendam perasaan karena berharap ada yang mau menggali. Betapa variatif. 4 notes
Ketertinggalan.

Halo, selamat malam.

Setelah renggang waktu lama tidak menulis, aku terdorong untuk menulis lagi. Memang belakangan ini aku menyibukkan diri dengan tidak melakukan apa-apa selepas dari hingar bingar formalitas anak sekolah menengah atas yang tak jemu-jemu merasa jemu belajar untuk sekedar mencapai kata lulus. 

Sebenarnya kata ‘lolos’ lebih pantas untuk ku. ‘Lulus’ hanya untuk mereka-mereka yang berhasil berlari mengejar ketertingggalan. Sedangkan aku hanya berlari menjauhi ketertinggalan. Dan aku lolos, bukan lulus.

Aku heran dengan mereka-mereka yang mengejar ketertinggalan, sedangkan ketertinggalan adalah suatu yang tertinggal. Suatu yang tertinggal jelas objek yang ada di belakang. Mengejar tapi ke belakang. Bukankah ketertinggalan seharusnya dihindari, karena yang tertinggallah yang mengejar, bukan yang dikejar.

Ketertinggalan hanyalah anggapan orang yang merasa ditinggal karena memilih mengejar. Karena yang memilih untuk tinggal tidak ada kata ‘ketertinggalan’. Bahkan, kadang orang yang memilih untuk mengejar ketertingggalan akan merasa ‘ketinggalan’ dua kali; satu untuk ketika ia gagal dalam mengejar ketertinggalannya, satu lagi ketika sesuatu apa yang menurutnya harus ada bersamanya ‘ketinggalan’ di belakang. Bukankah suatu hal yang ironis ketika ia terhambat dan terlambat mengejar ketertinggalannya karena suatu apa ia lupa bawa tetinggal di belakang.

Namun, bagi sebagian orang ketertinggalan adalah suatu hal yang nyaman, begitu nyaman, bahkan suatu bahagia; bahwa dengan ketertinggalannya ia bisa tinggal bersama dengan apa yang tidak ingin dia tinggalkan tanpa merasa tertinggal oleh yang lain. Mungkin bukan merasa nyaman atau bahagia dengan ketertinggalannya, ia hanya tak sadar. Tak sadar yang nyaman dan bahagia.

   Ketertinggalan bagiku adalah hal nyata. Tetap nyata sekalipun aku tidak ditinggalkan selama aku tinggal. Tinggal di sini untukmu.

  Ketertinggalan bagiku tetaplah hal nyata. Bukan karena aku gagal mengejarmu, ketertinggalanku hanyalah karena memilih tinggal untukmu, yang belum ada; untukku.

“Bagaimana rasanya ditinggalkan sosok yang belum pernah datang?” tanyaku, kepada sosok manusia di bias kaca.

Banjarnegara, 31 Mei 2013

Bintang Aksama, Pakar Ketertinggalan.

5 notes

Aku merasa sendiri karena keberadaanku tidak dianggap.

Sampai suatu saat nanti, ketika semua (bahkan kamu) menganggap keberadaanku dengan begitu pedulinya..aku telah kehilangan keberadaanku sendiri dimataku, di dalam sekaratnya waktu.

4 notes
Untuk kesendirian yang bersinergi dengan ketidakpedulian.

Aku menulis sendiri.

Aku merindu sendiri.

Aku berdoa sendiri.

Aku menyindiri sendiri.

Aku sendiri dan aku tidak peduli, walau di waktu yang sama ada berjuta jiwa lain terpencar dalam semesta melakukannya.

Memang kadang kesendirian mencabut satu persatu akar kepedulianku hingga aku tidak lagi peduli dengan kesendirianku.

Benar saja aku tidak peduli.

Ketika di dalam kesendirian aku bisa menikmati ketidakpedulianmu. Ketika di atas ketidakpedulianmu aku bisa menikmati kesendirianku.

Tak ada yang bisa dimaki dalam drama ini.

Lantas ketidakpedulian mu yang mana lagi yang belum aku sadari?

13 notes
Puisi itu selalu sendiri. Aku membuatnya sendiri, membacanya sendiri; sampai kau benar ada nampun tetap saja tak peduli. 3 notes
Tanpa gravitasi kau membuat ku terjatuh. Tertekan harapku sendiri yang tak lagi utuh. 2 notes
Ku rebahkan rindu sepihak sementara, sembari mengaitkan harap pada celah doa, untukmu; cinta tanpa jeda.   1 note
R

Ada banyak sekali jenis cinta di dunia ini
Yang jika sungguh cinta, kita akan membiarkannya
Seperti apa adanya
Hanya menyimpan perasaan itu dalam hati


Selalu begitu, hingga akhir nanti.

Darwis tere liye (via sebelasbintang) 13 notes
When I love the song that you love, and I just make my own world. To stay here. 2 notes